Cimenteng, 30 September 2026 — Satu silaturahim dapat membuka wawasan. Satu pengalaman dapat menumbuhkan keberanian. Selain itu, satu inspirasi dapat menggerakkan langkah santri untuk mengenal dunia lebih luas.
Semangat tersebut hadir saat Ust. Dr. Subhan Jaelani, MA, Staf Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Mesir sekaligus Alumni Gontor 1985, bersilaturahim ke Pondok Modern Darul Falah Cimenteng pada Rabu, 30 September 2026.
Ust. Dr. Subhan Jaelani hadir bersama Ust. Malik Al Ghadri (Alumni 1985), Ust. Hajrul Aswadi (Alumni 1999), dan Ust. Jimmy (Alumni 1995). Melalui silaturahim tersebut, mereka membawa pengalaman dan wawasan yang memperluas perspektif santri tentang perjalanan pendidikan serta peluang belajar di tingkat internasional.
Berbagi Pengalaman, Membuka Wawasan Santri


Dalam silaturahim tersebut, para alumni berbagi pengalaman tentang menuntut ilmu, membangun kepercayaan diri, menguasai bahasa, dan mempersiapkan langkah menuju pendidikan internasional.
Selain berbagi pengalaman, para alumni juga mengajak santri untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan berani mempraktikkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Menurut mereka, proses pendidikan tidak cukup hanya dengan belajar dan menghafal. Sebaliknya, santri perlu menghidupkan ilmu melalui praktik, pengalaman, komunikasi, dan keberanian.
Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, santri perlu terus meningkatkan kemampuan. Karena itu, ilmu, keberanian, kemampuan bahasa, dan wawasan yang luas menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan serta mengambil peran di lingkungan yang lebih luas.
Dari Pondok, Menatap Dunia

Silaturahim tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan pendidikan dapat membawa santri menuju berbagai kesempatan di tingkat nasional maupun internasional. Dengan wawasan yang luas, santri dapat melihat lebih banyak peluang dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan masa depan.
Di lingkungan pondok, santri membangun karakter melalui kedisiplinan dan kehidupan bersama. Sementara itu, proses belajar memperkuat kemampuan, sedangkan berbagai pengalaman dan interaksi membantu santri memperluas wawasan.
Dengan demikian, seluruh proses tersebut mendorong santri untuk melangkah lebih jauh. Darul Falah tidak hanya mengajarkan santri untuk mengetahui ilmu, tetapi juga mengajak mereka mengamalkan, mengembangkan, dan membagikan ilmu tersebut.
Melihat Dafa Dreamland dan Mendoakan Dafa Pavilion


Setelah berbagi wawasan bersama keluarga besar Darul Falah, Ust. Dr. Subhan Jaelani bersama rombongan melanjutkan silaturahim ke Dafa Dreamland.

Di kawasan tersebut, rombongan melihat langsung pengembangan kawasan wakaf produktif Pondok Modern Darul Falah. Selain itu, mereka menyaksikan potensi kawasan yang terus dikembangkan untuk mendukung berbagai kegiatan dan kemanfaatan pondok.


Selanjutnya, rangkaian silaturahim berlanjut dengan doa bersama untuk pembangunan Dafa Pavilion. Para tamu dan keluarga besar Darul Falah memanjatkan doa agar pembangunan berjalan lancar, mendapat keberkahan, dan menghadirkan manfaat bagi pondok.
Pada akhirnya, pertemuan ini membuka ruang untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan menumbuhkan semangat santri untuk terus belajar. Melalui proses tersebut, santri Darul Falah terus menyiapkan langkah untuk menghadapi dunia yang semakin luas.
Dari Darul Falah, santri menatap dunia dengan ilmu, keberanian, dan semangat pengabdian.






