Senin, 10 November 2025, Pondok Modern Darul Falah Cimenteng menjadi tuan rumah rangkaian Pelatihan Da’i Transformatif Dompet Dhuafa yang berfokus pada penguatan konsep wakaf produktif dan kemandirian ekonomi pesantren. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Makkah ini diikuti oleh 34 dai dan daiah dari berbagai provinsi. Pembukaan acara menghadirkan Al-Ustadz Komarudin, M.Pd., Pimpinan Pondok, yang memaparkan strategi pengelolaan pondok wakaf secara profesional, mencakup pengembangan unit usaha santri, tata kelola aset, serta integrasi antara pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Kegiatan dipandu oleh Ustadz Asep Hendra, Ketua Dafa Peduli, yang turut mendampingi jalannya acara. Sementara itu, Ustadz Muhammad Gufron Santoso mewakili para dai memberikan sambutan berisi dorongan agar pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kebermanfaatan dakwah berbasis wakaf.




Sesi pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan mendalam dari Al-Ustadz H. Agus Maulana, Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Falah, yang menjelaskan bahwa kekuatan pondok wakaf bukan hanya terletak pada kemurahan hati para pewakaf, tetapi pada kemampuan lembaga dalam mengelola aset secara amanah, profesional, dan berkelanjutan. Beliau menegaskan bahwa wakaf adalah hak umat dan tidak boleh menjadi usaha keluarga, sehingga seluruh unit usaha pondok harus dikelola secara bertanggung jawab agar mampu menopang kegiatan pendidikan. Para peserta juga diperkenalkan strategi memulai pondok wakaf mandiri melalui jaringan yang dimiliki, baik dengan membangun usaha baru, bersinergi dengan usaha yang telah berjalan, maupun memperoleh saham dari para anshar. Konsep kemandirian ekonomi pondok ini memiliki dampak ganda, yakni mengokohkan kemandirian lembaga serta menjadi sarana pendidikan praktis bagi para santri.





Sebagai bagian dari pelatihan, para dai kemudian melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah cabang Bengkel Agus Lio Ban, yang selama ini berperan mendukung mobilitas dan aktivitas sosial kemasyarakatan. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai praktik pengelolaan usaha produktif yang modern, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat. Perjalanan berlanjut menuju Dafa Dreamland, salah satu unit wakaf produktif Pondok Modern Darul Falah Cimenteng. Di lokasi ini, peserta pelatihan menyaksikan berbagai model pemberdayaan ekonomi yang dijalankan pondok, seperti kebun nanas, kebun alpukat, ayam Sentul, produksi gula aren, budidaya aquaponik, serta berbagai unit pengembangan ekonomi lainnya. Pihak pondok juga tengah mengembangkan program wakaf air minum sebagai upaya menghadirkan layanan dasar yang terjangkau bagi masyarakat sekaligus menjadi media pembelajaran bagi santri.






Rangkaian kegiatan ini mencapai puncaknya pada Kamis, 13 November 2025, saat Pengurus Pusat Dompet Dhuafa berkunjung dan menghadiri penutupan program. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya KH. Ahmad Shonhaji, Al-Ustadz Komarudin, M.Pd., Al-Ustadz H. Agus Maulana, Camat Cijambe H. Nana Suyatna, perwakilan KUA Cijambe, Kepala Desa Cimenteng, jajaran YSMI, serta pihak Dompet Dhuafa pusat dan daerah. Dalam sambutannya, Al-Ustadz H. Agus Maulana menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kedatangan para dai dan para tokoh yang turut membawa keberkahan. Beliau menegaskan bahwa wakaf di Pesantren Darul Falah tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga menghadirkan orang-orang berilmu dan berkomitmen pada dakwah, sebagai bukti bahwa wakaf adalah jembatan kebaikan yang menghubungkan banyak hati.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan dan sesi foto bersama sebagai simbol apresiasi atas kesungguhan para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas para Da’i Transformatif Dompet Dhuafa dalam menggerakkan ekonomi umat melalui wakaf produktif, sehingga pesantren semakin mandiri dan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
Kegiatan Sebelumnya : PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL DI PONDOK MODERN DARUL FALAH CIMENTENG






