ai walter writes humanizer
Membangun Ikon, Mengukir Masa Depan: Ground Breaking Dafa Pavilion di Dafa Dreamland - darulfalah

Membangun Ikon, Mengukir Masa Depan: Ground Breaking Dafa Pavilion di Dafa Dreamland

  • Reading Time: 3 mins
  • - view: 4

Dafa Dream Land Dorong Kemandirian Pesantren

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng terus mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan untuk mewujudkan kemandirian pesantren. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Dafa Dream Land yang mulai dibangun di Desa Cimenteng, Kecamatan Cijambe.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Falah Cimenteng, H. Agus Maulana, mengatakan pihaknya mengembangkan perkebunan dan peternakan agar pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama. Pesantren juga ingin memiliki usaha produktif untuk mendukung kebutuhan pondok.

BACA JUGA: 7 Spot Nongkrong di Kalijati Subang yang Nyaman untuk Santai, Ngopi, dan Work From Cafe

Kembangkan Perkebunan dan Peternakan Produktif

“Kami ingin membangun pesantren yang mandiri. Melalui perkebunan dan peternakan ini, santri bisa belajar sekaligus ikut mengelola potensi yang ada di lingkungan pondok,” ucapnya saat kegiatan peletakan batu pertama pada Selasa (28/7/2026).

Menurut Agus, pihaknya akan mengembangkan sejumlah komoditas perkebunan. Komoditas tersebut meliputi alpukat, durian, nanas, kopi, pohon aren, hingga rumput pakan ternak.

Pihak pesantren memilih komoditas tersebut karena kondisi lahan di kawasan Cimenteng mendukung pengembangannya. Komoditas tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang baik.

Pengembangan komoditas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mendorong sektor pertanian dan perkebunan. Pemerintah juga terus memperkuat sektor tersebut sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.

Informasi mengenai berbagai program pertanian dapat masyarakat akses melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Selain perkebunan, Darul Falah Cimenteng juga mengembangkan berbagai jenis peternakan. Pihak pesantren memelihara Domba Garut, domba lokal, ayam Sentul, dan entog.

Mereka juga membudidayakan ikan lele dan ikan nila. Sementara itu, pihak pesantren masih merencanakan pengembangan peternakan sapi perah dan sapi pedaging.

Libatkan Santri dalam Pengelolaan Usaha

Agus menjelaskan, pihaknya akan mengelola seluruh kegiatan tersebut secara bertahap. Pihak pesantren juga melibatkan para santri dalam pengelolaannya.

Para santri akan mempelajari berbagai kegiatan di sektor pertanian dan peternakan. Mereka akan belajar menanam, merawat tanaman, serta memberikan pakan ternak.

Santri juga akan mempelajari cara mengelola hasil perkebunan dan peternakan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis bagi mereka.

BACA JUGA: Serap Aspirasi, Muspika Compreng Anjang Sono Warga

“Harapan kami, santri memiliki bekal keterampilan ketika sudah selesai menempuh pendidikan. Jadi mereka tidak hanya memiliki ilmu agama, tetapi juga memahami cara mengelola usaha di bidang pertanian dan peternakan,” katanya.

Ia menambahkan, pihak pesantren berharap hasil perkebunan dan peternakan dapat membantu memenuhi kebutuhan pondok. Hasil usaha tersebut juga dapat menjadi sumber pendapatan untuk mendukung operasional pesantren.

Menurut Agus, pihaknya menjadikan pengembangan usaha mandiri sebagai bagian dari komitmen Darul Falah Cimenteng. Pesantren ingin berdiri di atas kekuatan sendiri tanpa bergantung pada pihak lain.

Pengembangan pendidikan pesantren juga mendapat perhatian pemerintah melalui berbagai kebijakan dan program. Pemerintah mendorong pesantren untuk mengembangkan potensi ekonomi dan kemandirian lembaga.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kebijakan pendidikan dan program pesantren melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami menjalankan semua ini secara bertahap. Mudah-mudahan ke depan perkebunan dan peternakan yang kami bangun bisa berkembang, memberikan manfaat bagi pondok, para santri, dan juga masyarakat sekitar,” pungkasnya. (hdi)

Oleh: Tim Media Center

Pondok Modern Darul Falah Cimenteng.