Selama 3 hari 2 malam, peserta Spiritual Retreat Camp Al Irsyad Satya Islamic School bersama Pondok Modern Darul Falah Cimenteng menjalani berbagai kegiatan edukatif, pengabdian, hingga pembelajaran kemandirian yang berlangsung penuh kehangatan dan pengalaman baru.
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, peserta melaksanakan kunjungan edukatif ke Dafa Farm, unit peternakan milik pondok yang menjadi pusat pembelajaran peternakan dan aquaponik. Di area peternakan domba Garut, peserta mendapatkan materi langsung dari Ustadz Komara, S.Pd.I mengenai proses pemeliharaan domba, pembuatan silase sebagai pakan fermentasi, hingga praktik memotong rumput menggunakan mesin potong untuk kebutuhan pakan ternak.




Sementara di area aquaponik, peserta diajak memahami sistem budidaya terpadu antara ikan dan tanaman bersama Ustadz Solahudin. Para peserta belajar bagaimana sistem aquaponik mampu menghasilkan sayuran sehat sekaligus membantu perkembangan ikan melalui sirkulasi air yang berkelanjutan. Tidak hanya teori, mereka juga mempraktikkan langsung proses menanam kangkung menggunakan netpot, rockwool, dan tali majun, hingga mencoba memanen hasilnya secara langsung.




Masih di hari yang sama, sebagian peserta melaksanakan praktik mengajar di Madrasah Ibtidaiyah sekitar Kampung Cimenteng. Mereka mengajarkan Bahasa Inggris dasar seperti vocabulary, grammar, hingga conversation sederhana dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Suasana semakin hidup saat sesi permainan edukatif berlangsung dan disambut antusias oleh anak-anak setempat.




Selain itu, peserta lainnya turut melaksanakan bakti sosial berupa bersih-bersih masjid dan mushola di sekitar pondok sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta pengabdian kepada masyarakat.



Tidak hanya belajar di Dafa Farm, sebagian rombongan juga melakukan study lapangan ke Dafa Dreamland, lahan wakaf produktif seluas kurang lebih 25 hektar milik pondok. Di sana, peserta belajar langsung mengenai budidaya nanas mulai dari penanaman hingga proses panen. Mereka bahkan berkesempatan mencicipi buah nanas segar hasil kebun.


Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju saung produksi gula aren. Para peserta mempelajari proses pengolahan air nira menjadi gula aren siap konsumsi sekaligus mengenal potensi hasil alam yang dapat dikembangkan sebagai sumber kemandirian ekonomi. Pengalaman mencicipi air nira segar pun menjadi momen menarik yang menambah kesan selama kegiatan berlangsung.


Closing Spiritual Retreat Camp yang Penuh Kehangatan
Ahad, 24 Mei 2026 menjadi penutup seluruh rangkaian Spiritual Retreat Camp. Sebelum acara ditutup, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi feedback form dan post test sebagai evaluasi dari pembelajaran yang telah mereka jalani selama berada di pondok.




Suasana penutupan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam sambutannya, Asep Setiawan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan pengalaman berharga yang diberikan oleh pihak pondok. Beliau berharap silaturahmi antara kedua lembaga tetap terjaga serta ilmu yang didapat para peserta dapat menjadi bekal dan inspirasi di masa mendatang.




Sementara itu, Ustadz Albi Rizki, S.M turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian resmi ditutup dengan penyerahan cenderamata dan kenang-kenangan sebagai simbol ukhuwah dan kebersamaan antara Al Irsyad Satya Islamic School dan Pondok Modern Darul Falah Cimenteng.
Artikel Sebelumnya : Ahlan Wa Sahlan: Sambutan Hangat untuk Peserta Spiritual Retreat Camp Al-Irsyad Satya Islamic School






